Teknik Pelukisan Watak Tokoh

1.Teknik Ekspositoris
Teknik pelukisan watak tokoh secara langsung/ eksplisit.

Contoh:
…………………………. Memang sangat mengherankan jika Pak Jarot yang jujur dan taat beribadah itu juga tergiur untuk ikut mengelabui warga ……………………………

2.Teknik Dramatis
Teknik pelukisan watak tokoh secara tidak langsung/ implisit

Teknik Dramatik dibagi menjadi:
a. Pikiran tokoh
Contoh:
Tatkala aku masuk sekolah MULO, demikian fasih lidahku dalam Bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira bahwa aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

b. Reaksi/ tanggapan tokoh lain
Contoh:
Tatkala dia masuk sekolah MULO, demikian fasih lidahnya dalam Bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkannya berbicara dan tidak melihatnya, mengira bahwa dia anak Belanda. Dia pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa dia anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuanya yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

c. Tingkah laku/ tindakan/ gerak-gerik tokoh
Contoh:
Dia berjalan sendiri. Dengan gontai ia gendong tas itu. Sesekali terlihat bahwa ia menegur dan bahkan bertanya kepada orang yang dilaluinya. Setiap selesai ia bertanya, ia selalu menganggukkan kepalanya sebagai tanda terima kasih.

d. Dialog antartokoh
Contoh:
“Kupukul kau kalau tidak mau mengaku. Dengan cara apa lagi aku mendapatkan pengakuanmu.” …………….

e. Pelukisan fisik/ penampilan
Contoh:
Tak pernah terihat baju itu keluar dari ikat pinggangnya. Ia selalu menatanya dengan rapi, sehingga mata siapa pun terasa ketika melihatnya. Apalagi, rambutnya. Ia selalu menyisirnya dengan rapi. Tapi ia tetap berusaha agar kerapiannya itu tak membuat orang jenuh atau merasa norak. Rasanya sampai kapan pun ia tak akan meninggalkan kebiasaan itu sebagai hasil didikan kedua orang tuanya.

f. Nama tokoh (teknik naming)
Contoh:
Paijo, seorang buruh pabrik yang berasal dari suatu daerah di Jawa Tengah yang mungkin juga sarat dengan kesulitan ekonomi. Dengan berbekal kejujuran ia beranikan mengadu nasib di kota Metropolitan ini. Tak ada orang yang bertanya apa tujuan kedatangannya ke kota ini. Karena semua orang juga pasti sudah tahu bahwa ia akan menambah padatnya jumlah urban di Jakarta walaupun dengan modal fisik tanpa intelektualitas yang ia miliki.

About these ads

2 thoughts on “Teknik Pelukisan Watak Tokoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s